BERITA PERISTIWA - Bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhamad, bersama Danrem 044/Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Khabib Mahfud meninjau langsung lokasi lahan yang direncanakan menjadi kawasan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Empat Lawang, Rabu, (08/07/2026).
Dalam peninjauan tersebut,
Bupati didampingi Wakil Bupati Empat Lawang Arifai, Ketua DPRD Empat
Lawang Darli, SH, serta Perwira Penghubung Kodim 0405/Lahat Mayor
Infanteri Sudarno.
Pada kesempatan itu, Bupati
Joncik Muhamad menegaskan bahwa tidak ada kendala berarti terkait status
lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Yonif TP.
Menurutnya,
lahan tersebut merupakan hak wilayah yang sejak dahulu berada di bawah
pengelolaan marga, kemudian beralih menjadi hak desa setelah
diberlakukannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1979 tentang Pemerintahan
Desa.
"Saya tetap mengatakan bahwa lahan ini
merupakan hak wilayah. Setelah sistem marga dihapus, kewenangannya
beralih menjadi hak desa.
Selanjutnya desa
menghibahkan lahan kepada Pemerintah Daerah, kemudian Pemerintah Daerah
menghibahkannya untuk kepentingan pembangunan Yonif TP," ujar Joncik.
Ia
mengungkapkan, pemerintah telah memanggil pihak-pihak yang menggarap
lahan tersebut untuk dilakukan mediasi. Namun, saat diminta menunjukkan
dasar kepemilikan, mereka tidak mampu membuktikan alas hak yang sah.
"Mereka
hanya mengaku memiliki surat jual beli tanah. Setelah dicek, ternyata
pihak yang menjual bukan orang yang memiliki hak atas lahan tersebut.
Karena itu, negara tidak boleh kalah oleh pihak-pihak yang menguasai
lahan secara ilegal," tegasnya.
Joncik
memastikan Pemerintah Kabupaten Empat Lawang akan berada di garis
terdepan dalam menyelesaikan persoalan tersebut demi kelancaran
pembangunan batalyon.
Ia
menjelaskan, luas lahan yang telah dihibahkan untuk pembangunan Yonif
TP mencapai sekitar 50 hektare. Sementara kawasan yang tersedia secara
keseluruhan mencapai sekitar 200 hektare sehingga masih memungkinkan
untuk pengembangan di masa mendatang.
"Lahan
ini dipersiapkan untuk pembangunan batalyon beserta fasilitas
pendukungnya. Keberadaannya juga akan memberikan manfaat bagi
masyarakat, daerah, serta mendukung pembangunan Kabupaten Empat Lawang,"
katanya.
Sementara itu, Danrem 044/Gapo
Brigjen TNI Khabib Mahfud mengatakan pihaknya telah menerima hibah lahan
dari Pemerintah Kabupaten Empat Lawang sebagai lokasi pembangunan Yonif
TP.
Menurutnya, Pangdam II/Sriwijaya telah menyampaikan bahwa pembangunan Yonif TP diprioritaskan berada di Kabupaten Empat Lawang.
"Kami
berharap pembangunan dapat dimulai pada akhir tahun ini atau awal tahun
depan. Dukungan Pemerintah Daerah sangat baik sehingga kami optimistis
proses pembangunan dapat segera terealisasi," ujar Khabib.
Ia menambahkan, Yonif TP nantinya direncanakan akan dihuni sekitar 1.039 personel yang pemenuhannya dilakukan secara bertahap.
Selain
memperkuat pertahanan wilayah, keberadaan Yonif TP juga diharapkan
mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Empat Lawang serta
mendukung pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam
membantu tugas-tugas Pemerintah Daerah.
